Thursday, February 7, 2013

Tips & Trik Membuat Dashboard dengan Excel

Dashboard merupakan salah satu bentuk pelaporan penting bagi manajemen perusahaan. Sama halnya dengan dashboard pada kendaraan, dashboard dalam pelaporan dalam perusahaan/ organisasi juga ditunjukkan untuk memberi pelaporan yang singkat, akurat dan menyeluruh. Karena dashboard harus dibuat singkat namun luas, maka para pembuat laporan harus membuat bentuk dashboard yang simple dan eye-catching, sehingga dashboard bisa ditampilkan hanya dalam satu sheet yang tidak rumit.

Banyak yang berpikir bahwa membuat dashboard harus jago excel, menurut saya pendapat itu salah karena pada dasarnya jika penyajiannya baik, penggunaan rumus-rumus sederhana untuk membuat dashboard dengan menggunakan excel dapat dilakukan. Setelah sekian lama saya berkutat di bidang pembuatan dashboard, saya menyimpulkan beberapa tips & trik dalam pembuatan dashboard, diantaranya :

  1. Database : Perhatikan database yang ada, pikirkan apa saja yang ingin ditampilkan dan dianalisa dari database tersebut.
  2. Begin with the end : Pikirkan dalam imajinasi anda, bentuk akhir yang akan dibuat seperti apa. Saya biasanya memulai dengan membuat format akhir yang saya ingin tampilkan, kemudian saya tinggal isi data dalam format tersebut.
  3. Find the best shortcut : Temukan jalan termudah untuk mengisi format dashboard anda tersebut. Pikirkan rumus-rumus termudah untuk membuat itu.
  4. Eye Catching : Gunakan warna-warna yang lembut untuk  menampilkan dashboard anda. Biasanya, warna yang terlalu gelap atau cerah akan membuat pengguna dashboard malas untuk melihat hasil dashboard anda. Jangan lupa, bentuk-bentuk menarik dalam dashboard yang anda buat juga bisa menarik perhatian. Pada intinya, gunakan kreatifitas anda untuk membuat pengguna dashboard nantinya akan tertarik untuk melihat dashboard anda.
Selain hal-hal di atas, saya menyimpulkan juga beberapa rumus/ formula yang biasanya sering digunakan dalam pembuatan dashboard, yaitu :
  1. IF : Rumus ini biasanya digunakan untuk mengisi data berdasarkan persamaan logika tertentu.
  2. Vlookup/ Hlookup  : Rumus ini berfungsi untuk mencari data dan memindahkannya dalam cell tertentu.
  3. Sumif : Berfungsi untuk menjumlahkan nilai dalam data berdasarkan variabel tertentu.
  4. Countif : Berfungsi untuk menghitung jumlah data berdasarkan kategori tertentu.
Selain rumus/formula di atas, kita juga bisa menggunakan Pivot Table  untuk membuat tabel berisi data dengan mudah dan cepat.

Tapi ingat, rumus/ formula tersebut tidak baku, namun biasanya sering digunakan oleh pembuat dashboard. Rumus/ formula tersebut juga biasanya dikombinasikan satu sama lainnya untuk mendapatkan analisa yang tepat.

Di post selanjutnya nanti, Insya Allah saya akan coba berikan contoh dan tahap demi tahap pembuatan dashboard disertai contohnya.

Salam :)

No comments:

Post a Comment